Zlatan Ibrahimovic Bertekad Taklukan Amerika

Liga Champions Eropa adalah satu-satunya gelar juara yang pernah dimenangkan Zlatan ibrahimovic sejauh ini, namun hal tersebut tak lantas membuatnya dicap kurang sukses di Eropa. Nah, setelah merasa sukses dengan karirnya di Benua Biru, penyerang veteran asal Swedia itu bertekad merajai Amerika bersama dengan klub barunya, LA Galaxy.

Zlatan Ibrahimovic Bertekad Taklukan Amerika

Sebagaimana diketahui, Ibrahimovic memang telah resmi bergabung dengan LA Galaxy per hari Sabtu kemarin (24/03) waktu setempat, setelah menghabiskan setengah dari musim 2017/18 bersama dengan Manchester United. Dan tentu saja, kepindahannya ini membuat sejumlah pihak merasa antusias.

Apalagi, isu kepindahan Ibra ke Amerika Serikat sejatinya sudah terdengar sejak dua tahun lalu, atau saat kontraknya dengan Paris Saint-Germain telah berakhir. Hanya saja, yang bersangkutan memutuskan bertahan di Eropa dan bergabung dengan Manchester united.

Dia sempat diisukan lagi dengan klub MLS tersebut pada musim panas kemarin, namun Ibra tetap bertahan di old Trafford untuk satu tahun kontrak. Hanya saja, yang bersangkutan jarang mendapat kesempatan tampil, sehingga kali ini dia tidak bisa menolak tawaran dari LA galaxy.

Setelah karirnya di Eropa berlangsung sangat baik dan terbilang sukses, Ibra kemudian mengutarakan tekadnya untuk merajai Amerika.

“Saya sudah tidak sabar. Saya tahu apa yang saya bawa. Saya tahu apa yang bisa lakukan, Ini adalah petualangan baru bagi saya – tantangan baru. Saya menatap ke depan untuk menaklukkan Amerika Serikat seperti yang saya lakukan dengan Eropa. Saya bersemangat!”

“Setelah 20 tahun di Eropa dengan memperkuat banyak klub hebat di dunia bersama pemain terbaik di dunia, saya sudah memenangkan banyak hal. Ini saatnya pindah ke benua lain dan mencoba MLS. Bagi saya, tidak ada pertanyaan mengenai ini – Galaxy adalah timnya dan saya memilih mereka. Mereka tidak perlu memilih saya.” kata Ibra kepada mantan pemain MLS Calen Carr.

Jordi Alba Tak Mau Iniesta Tinggalkan Barcelona

Full Back andalan Barcelona, Jordi Alba angkat bicara mengenai masa depan Gelandang sekaligus Kapten Tim, andres Iniesta yang belakangan jadi perbincangan media-media Eropa. Pemain Timnas Spanyol tersebut berharap agar Iniesta tetap bertahan di Camp Nou karena klub begitu mengandalkan servisnya saat ini.

Jordi Alba Tak Mau Iniesta Tinggalkan Barcelona

Andres Iniesta, 33 tahun, memang sudah menerima perpanjangan kontrak berdurasi seumur hidup dari Barcelona beberapa waktu lalu. Kendati demikian, belakangan ini yang bersangkutan tak henti-henti dikaitkan dengan potensi hengkang pada akhir musim nanti. Faktor usia tentu saja salah satu penyebab utama munculnya spekulasi ini.

Bahkan Iniesta sendiri mengakui bahwa kekuatan fisiknya sudah tak lagi bisa menopang kebutuhan tim di atas lapangan. Meski secara performa Iniesta merasa tidak ada yang berkurang, namun fisiknya begitu rentan terhadap cedera, dimana faktor tersebut membuatnya berpikir tentang potensi meninggalkan Barcelona pada musim panas mendatang.

Terkait dengan hal tersebut, full Back Raksasa Catalan, Jordi Alba meminta kepada kaptennya untuk memikirkan kembali rencana tersebut.

“Dia adalah pemain yang spesial, satu-satunya di Barcelona. Saya menikmati saat-saat bermain bersamanya sejak 2012 lalu dan dia adalah pemain vital bagi kami, baik di tim nasional dan di Barcelona, Dia menjalani musim yang hebat dan kami bermain lebih baik di lapangan jika bersama dia.”

“Kami harus membuatnya bugar karena dia sangat vital untuk membantu kami memenangkan gelar juara di Spanyol dan Barcelona,” tegas Alba dikutip dari tribalfootball.

Barcelona sendiri masih bertengger di tampuk klasemen sementara La Liga Spanyol saat ini dengan keunggulah tujuh poin atas rival terdekat, Atletico Madrid.

Vincenzo Montella Ingin Jumpa AS Roma di Final UCL

Pelatih Sevilla, Vincenzo Montella, angkat bicara mengenai keberhasilan timnya melangkah ke babak perempat final Liga Champions Eropa musim ini. Seiring dengan bekas klubnya, AS roma yang berhasil melangkah juga ke delapan besar, eks Juru Taktik Milan ini mengaku ingin berjumpa dengan Gialorossi pada partai final nanti.

Vincenzo Montella Ingin Jumpa AS Roma di Final UCL

Sebagaimana diketahui, Sevilla berhasil melangkah ke babak delapan besar setelah mengeliminasi Manchester United di babak sebelumnya lewat agregat tipis 2-1. Keberhasilan ini tentu saja membuat wakil La Liga Spanyol bermimpi lebih besar lagi. Tak tanggung-tanggung, pelatih Sevilla yang berperan besar dalam sukses Sevilla , memimpikan partai final Liga Champions Eropa.

Bahkan, mantan manajer AC Milan tersebut mengutarakan keinginannya berjumpa dengan sang mantan klub, AS Roma pada laga puncak nanti. Jika benar terjadi, menurutnya laga tersebut akan sangat emosional.

“Saya ingin melawan Roma di semifinal atau final. Itu akan menjadi sebuah mimpi bagi saya,” ucap Montella dikutip dari Radio Rai.

Namun untuk bisa mencapai babak final, Sevilla lebih dulu harus melalui hadangan Bayern Munchen yang dipastikan akan mereka hadapi pada dua leg babak delapan besar nanti. Diakui Montella, Bayern adalah salah satu klub Elit dunia, sehingga timnya dihadapkan dengan tantangan yang amat berat.

“Ketika Anda mencapai tahap lebih jauh pada kompetisi seperti Liga Champions, setiap pertandingan akan sangat sulit dan Bayern adalah salah satu klub elit di dunia,” sambung mantan pelatih AC Milan tersebut.

“Mengalahkan Manchester United? Itu adalah perasaan yang luar biasa. Ada sebuah luapan emosi yang unik jika mengingat lawan yang kami kalahkan dan kompetisi dimana kami bermain,” tutup Montella.

Wejangan Gonzalo Higuain Untuk Dybala

Striker Gonzalo Higuain memberikan sedikit nasihat kepada penerusnya, Paulo Dybala terkait dengan kegagalan bintang berusia 24 tahun tersebut menembus skuat terbaru tim Nasional Argentina. Higuain berharap agar Dybala tetap tegar dan menampilkan bakat terbaiknya demi jadi yang terbaik di masa mendatang.

Wejangan Gonzalo Higuain Untuk Dybala

Seperti diketahui, Pelatih Timnas Argentina Luciano Spalletti memang telah mengumumkan daftar 27 nama pemain yang akan ikut serta dalam serangkaian pertandingan ujicoba di akhir bulan maret ini. Striker Gonzalo Higuain yang sempat tercoret cukup lama akhirnya kembali akan merasakan penampilan bersama dengan Les albiceleste, tapi hal yang bertolak belakang terjadi pada dybala.

Penyerang muda Juventus tersebut terpaksa harus berlibur dari agenda timnas Argentina lantaran namanya tak terdapat dalam daftar. Kemungkinan besar, faktor utama tercoretnya Dybala dari skuat Argentina adalah karena cedera yang membuatnya menepi cukup lama beberapa waktu lalu.

Padahal secara fisik, Dybala sudah pulih sejak tiga pekan yang lalu, bahkan dia tampil ciamik sejak kembali dari cedera, dan menjadi pahlawan kelolosan Juventus ke babak perempat final Liga Champions Eropa musim ini. Terkait dengan hal tersebut, Higuain kemudian memberikan nasihat bijaknya kepada dybala.

“Paulo adalah teman sekaligus rekan, jadi saya berusaha untuk meyakinkan dan menemaninya, memberinya nasihat. Ia punya potensi luar biasa, masih berusia 24 tahun, tapi hal yang penting adalah tidak melompati tahap atau bergerak terlalu cepat. Ini adalah proses belajar.”

“Jika ia tetap menegakkan kepala, ia akan jadi pemain yang sangat hebat. Ia ada di usia di mana ia merasa berani, saya tahu karena saya pernah melaluinya dan jika mental Anda tidak kuat, Anda bisa berada dalam masalah. Pujian sangat berjibun belakangan ini dan Anda seperti menunggangi ombak, kemudian mereka akan menghajar Anda. Anda harus kuat untuk melewatinya,” tandas sang striker Juventus.

Gattuso Bakal Segera Dapatkan Kontrak Baru

Terlepas dari kesulitannya menembus empat besar klasemen sementara Serie A italia, pelatih baru AC Milan , Gennaro Gattuso, dipercaya bakal segera mendapat sodoran kontrak baru dari pihak Rossoneri. Dalam kontrak baru tersebut dipercaya terdapat klausul kenaikan gaji.

Gattuso Bakal Segera Dapatkan Kontrak Baru

Gattuso ditunjuk untuk tangani Tim Utama AC Milan tak lama berselang sejak klub mendepak Vincenzo Montella pada November tahun kemarin. Pada awalnya, legenda Rossoneri ini terlihat kesulitan mengatur taktik tim asuhannya, lantaran para pemainnya masih belum menyatu padu, mengingat banyak diantara mereka yang baru bergabung pada musim panas kemarin.

Tapi semakin kesini, performa Milan arahannya semakin bagus, bahkan setelah sempat menempati posisi ke-11 di klasemen sementara, kini Rossoneri berada di posisi ke-6. Meskipun sangat sulit bagi Milan untuk menembus Zona Liga Champions eropa di klasemen akhir nanti, mengingat sisa laga yang tidak terlalu banyak, tapi kinerja Gattuso patut diapresiasi.

Karenanya, mantan pemain Timnas Italia tersebut diyakini akan mendapatkan kontrak baru dari pihak AC Milan. Salah satu media kenamaan di Italia, La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa CEO Marco Fassone akan menemui Gattuso pekan depan. Kemungkinan pada tengah pekan, mereka akan menyepakati kontrak baru.

Kontrak baru Rino akan mengikatnya hingga 2020 dan ada kenaikan gaji sekitar sepuluh kali lipat. Kabarnya, Milan berusaha menyelesaikan negosiasi sebelum laga kontra Juventus.

Jika sebelumnya kontrak sang juru taktik ‘hanya’ 120 Ribu pounds per pekan, dimana nilai tersebut membuatnya jadi pelatih dengan bayaran terendah di Serie A italia, maka dengan kontrak baru nanti akan ada kenaikan gaji bagi sosok berusia 44 tahun tersebut.